Minggu, 31 Juli 2011

Rintihan Pelangi

hujan datang,
bercak membasahi dedaunan, tak pandang warna
pedih air menusuk kulitku
iringan nestapa bulirkan asa
masih pedih, tajam, keras

oh, ku rasa telah usai
kilauan cahaya
me ji ku hi bi ni yu
kemana semua ini?
masih mendung, masih gelap, masih mencekam

semua abu abu, tak ada lelayu
kalam haru menepak dada
penuh sesak, penuh gejolak

dingin membekukan otot nadiku
tak dapat ku elak
kemana pelangi?
kemana harapan?

ah! pupus sudah, selamat tinggal
aku sudah buta keindahan
aku tak bisa menari lagi,
aku tak bisa tertawa lagi

pelangi, engkau pergi

4 komentar: