Rabu, 06 Juli 2011

aku anjing, tak lebih dari biadab

aku dilahirkan, disayang, dan dicintai
seorang wanita melahirkanku di sebuah rumah sakit
ia berharap aku menjadi orang terhormat

aku terlahir seperti anjing, yang selalu menggonggong
kadang aku setia namun kadangpula aku memberontak

tak lebih dari seekor anjing aku berdiri tegap menghancurkan siang
aku bisa menangis, tapi tunggu aku tidak akan menangisi sesuatu yang konyol
aku memang anjing yang ingin seperti serigala

anjing kali ini tidak akan berbicara tentang cinta,
tapi tentang kerasnya hidup dan melunakkan garangnya siang menjadi santapan harian

aku memang anjing yang dilahirkan untuk mencabik cabik garangnya siang dan dinginnya malam
aku tak peduli siapa itu kau ! 
terhormatkah kau? anak siapakah kau? tak kupedulikan itu

aku tak peduli siapa orang tuaku dan seberapa tinggi derajatnya
yang aku tau hanyalah mereka tau dan mereka mengakui akulah anak anjing satu satunya yang mereka lahirkan didunia

anjing brengsek yang hampir seperti sampah, ya ini aku
tapi kau yang mengatakanku sampah sudahkah berkaca tentang kesampahanmu?
haha ku rasa tidak !

manusia bodoh yang penuh dosa berani berkata bahwa anjing sepertiku lebih tidak berguna darinya?
idiologi darimana?
bahkan Aristoteles dan Pascal pun tak pernah berbicara seperti itu

ya, aku memang anjing yang biadab
aku tak berani mengatakan bahwa aku adalah manusia suci
dan aku juga tak pantas disebut manusia penuh dosa
lebih baik aku menjadi anjing biadab yang hampir menjadi sampah tapi tau dosa itu apa
haha ya ! anjing keparat bangsat yang tak lebih dari seorang bajingan mencoba mencari jati dirinya

yang kencing berdiri tak tau tempat dan tak punya malu seperti aku
mati sajalah kalian para manusia yang tingkahnya mirip sepertiku !
ternyata kau tak lebih dari biadab, sama sepertiku . ANJING !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar