Jumat, 08 Juli 2011

anak kecil dengan sepeda butut

pagi itu hari sabtu, aku tau itu awal masuk sekolah
ketika ku kemudi motorku tak kusangka ada seorang anak kecil mengemudi sepeda bututnya
dan sial, aku menabraknya.
anak kecil itu tak apa, akupun juga begitu
tapi sepeda bututnya? bannya?
motorku? footstepku?
bengkong

keparat untuk hari itu, mungkin itu hari sialku
padahal itu hari pertamaku memakai rosario putihku
memang aku harus bertanggung jawab, tapi ku tau uang 10ribu pun tak ada di dompetku
sial , amat sial !

ku antar anak kecil itu dan kutinggalkan sepeda bututnya
aku tak diajarkan untuk lari dari kenyataan dan lari dari tanggung jawab
resiko, konsekuensi aku sudah siap dengan itu

persetan dengan semua ini
ini proses hidupku, dan aku tak boleh lari dari ini

anak kecil itu,
aku tak tau jika anak kecilitu adalah orang miskin yang mempunyai ayah seorang petani.
rumahnya pun berhimpitanb dengan kandang sapi

kalau boleh memilih, aku tak akan menabrak anak kecil miskin itu
sekali lagi ini keparat, dan persetan untuk pagi itu dan hari itu

anak kecil dekil,
miskin,
ayah seorang petani,
rumah pengap,
sepeda oranye butut,
terima kasih atas semua itu. Ini proses hidupku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar