Selasa, 30 Agustus 2011

maaf, ini cita-citaku

seorang anak lelaki periang yang selalu tersenyum dan tertawa
tak ada sedikitpun raup kesedihan terpancar
berkarisma berwibawa
harapan kedua orang tuanya kelak saat ia berhasil

dipinggir jalan sambil tertawa ibunya bertanya, "apa cita-citamu nak?"
jawab sang anak,
"mati muda."

kemudian, ibu menangis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar