Minggu, 31 Juli 2011

Sebongkah Nirwana

ku tau sore ini kau datang,
ku tau sore ini kau kan tersenyum
ku tau sore ini kau kan tertawa

lupa ku dengan tangismu 
tak ku risaukan harap 
sesakkan dada palsuku
yang dulu, biarlah berlalu

seorang wanita datang,
penuh sinar
terang, membungkam mulut
hentikan laju darah sesaat
menghambat denyut nadi
menyilaukan

ku tak paham kau bidadari,
mendekati seraya tersenyum lembut
lembut, selembut helaian kapas 
ku elakkan luka batinku 

kau datang membawa harap baru
aku yakin ini penantian
telah lama ku menunggu
aku yakin ini akhir

semakin dekat,
kurasakan nirwana
sejuk, merasuk
dingin, menggigil jantungku
rasanya tak tau malu ku berucap 
"terima kasih, kau bawakan nirwana padaku"

Masih Bertaji

siang masih garang
panas makin garang
siap kutaklukan

aku belum padam
masih menggoncang
semangatku masih berkobar
meraung raung seperti harimau
melolong seperti serigala

hancurka siang ! rebut tahta harapan
singkirkan emosi kenangan
masih bertaji, masih seperti dulu

Rintihan Pelangi

hujan datang,
bercak membasahi dedaunan, tak pandang warna
pedih air menusuk kulitku
iringan nestapa bulirkan asa
masih pedih, tajam, keras

oh, ku rasa telah usai
kilauan cahaya
me ji ku hi bi ni yu
kemana semua ini?
masih mendung, masih gelap, masih mencekam

semua abu abu, tak ada lelayu
kalam haru menepak dada
penuh sesak, penuh gejolak

dingin membekukan otot nadiku
tak dapat ku elak
kemana pelangi?
kemana harapan?

ah! pupus sudah, selamat tinggal
aku sudah buta keindahan
aku tak bisa menari lagi,
aku tak bisa tertawa lagi

pelangi, engkau pergi

Senin, 25 Juli 2011

masih sendiri

malam ini sunyi,
kelabu, kelam, penuh derita
hawa tangis
gertakan gigi
hisapan jempol
rona memerah wajah
tak dapat lari dari bayanganku

ku harapkan malam ini syahdu,
di balik hamparan ilalang ku bernyanyi
di bawah naungan bulan ku berdendang

tak dengar kata,
tak dengar tawa,
tak rasa riang,
hanya tangis kesedihan
menambah duka hatiku pilu

dibawah batu besar ku bermimpi
tak ada celah
dingin merasuk sumsum tulang
tak dapat ku elak
tak dapat pula ku lawan
semilir air mendepak wajahku
terus menerima
ini kelam, bukan sinar

sedu romansa cinta tak ku dapat malam ini
hanya pilu, temanku
pertajam gersang hatiku

masih ada esok, ku tau semua kan berlalu
masih seperti dulu,
sendiri terpaku, pilu, tak menentu
masih sendiri

Minggu, 24 Juli 2011

Banci ?

bukan setengah lelaki, bukan setengah wanita
tapi soal cara berpikir
soal menyelesaikan masalah

bukan lari dari masalah
bukan bersembunyi
hadapi, bantai, selesaikan, injak injak

tanggung jawab?
lari? angkat tangan?
kapan mau maju?

resiko?
belum siap ada resiko?
jangan memilih

emosi? otot?
otak, pemikiran jernih, dewasa bersikap
penyelesaian tidak harus dengan berantem

konflik?
harus, itu perlu
bikin hidup lebih berkualitas

banci bukan seseorang disini, tapi lebih dari sikap dan cara berpikir
bukan lari dari realita, dan terima diperkosa kehidupan kelam
tapi bagaimana bisa mengotak atik jalan hidup kedepan
hadapi, injak injak, selesaikan
bukan menjadi banci yang lari dari masalah.

KORUPTOR

janji "realistis"
pemalas
banyak omong
pikiran busuk
terlalu jauh bermimpi
lupa omongan yang lalu
melupakan orang lain demi kepentingan pribadi
kabur
berakhir di penjara
gobloknya masih diulang

maaf, persetan untuk anda 

Senin, 11 Juli 2011

Memey itu bukan nama, tapi panggilan

Memey,
ya salah satu teman bahkan sahabat baik yang aku punya
seorang wanita keturunan cina
putih bersih
blak blakan
dan sedikit idiot mungkin hehe

kami berteman sejak SMP dan mulai dekat di akhir SMP hingga SMA ini
kami pun tak menyangka jika ia positif pindah ke Pekan Baru
kami merasa kehilangan
bukan karena cinta kami kehilangan, tapi karena sayang.

mungkin itu batu loncatanmu menuju masa depanmu esok kawan !
kami tau, kami bangga, kami senang bersamamu

selalu minta diantar dan dijemput ketika bermain bersama
menyusahkan, tapi itulah kenangan kami para teman temanmu

kami tau Pekan Baru bukan tempat yang jauh, masih dalam negara Indonesia kok
kami juga tau Pekan Baru itu tempat yang lumayang jauh
kami tak hafal peta Indonesia, 
kami tak tau dimana Pekan Baru,
yang kami tau hanya berada di kepulauan riau.

selamat jalan teman,
Memey Swesmitany 
sampai bertemu kembali dan jangan pernah lupakan kami
Arga, Andre, Albet, Ian, Krisna, Monic

Memey Swesmitany


Selamat Tinggal teman,
kami merindukanmu
jadilah yg terbaik
jangan lupakan kami
kembalilah pada Jogja 

jangan memaksaku tentang urusan Tuhan

Aku dan Tuhanku
Aku bukanlah Tuhan
dan Tuhan bukanlah aku
tapi aku adalah Tuhan untuk diriku sendiri

Aku itu satu
Tuhan itu satu
tahta Tuhan itu satu
dan ada berbagai jalan menuju itu

aku tak peduli dengan Tuhanmu
aku tak peduli dengan doamu
aku tak peduli dengan tempat ibadahmu

mengapa kalian memaksaku mengikuti Tuhanmu?
bagaimana kalau aku balik memaksamu?
akan,
marahkah?
rusuhkah?
membakar tempat ibadahkah?
membunuhkah?

sudah seberapa dalam dan jauh kau mengenal Tuhanmu?
maaf, aku tak mempedulikan itu
hidupmu dengan Tuhanmu
hidupku dengan Tuhanku
bukan, hidupku dengan Tuhanmu

dunia ini bukan hanya ada satu agama
dunia ini bukan hanya ada satu tempat ibadah
dunia ini bukan hanya ada satu kitab suci
dunia ini bukan hanya ada satu pemuka agama
dunia ini bukan hanya ada satu doa
tapi dunia ini hanya ada satu Tuhan
dan satu tujuan menuju Tuhan

banyak orang yang terlalu berlebihan menyembah Tuhan dan ia lalai bahwa ia punya misi untuk hidup di dunia dan tak peduli dengan orang lain
banyak juga orang yang tidak mempedulikan Tuhan, tapi ia lebih peduli pada sesamanya
dan mungkin aku tidak dalam keduanya

tiap minggu ke gereja , doa malam , doa makan , doa berangkat sekolah . 
itu caraku menyapa Tuhan .
dan aku tak peduli tentang caramu menyapa Tuhan 

dan yang jelas aku hanya tau, ketika kita sudah mati.
kita bisa bertemu lagi di surga ataupun di neraka .

Jumat, 08 Juli 2011

anak kecil dengan sepeda butut

pagi itu hari sabtu, aku tau itu awal masuk sekolah
ketika ku kemudi motorku tak kusangka ada seorang anak kecil mengemudi sepeda bututnya
dan sial, aku menabraknya.
anak kecil itu tak apa, akupun juga begitu
tapi sepeda bututnya? bannya?
motorku? footstepku?
bengkong

keparat untuk hari itu, mungkin itu hari sialku
padahal itu hari pertamaku memakai rosario putihku
memang aku harus bertanggung jawab, tapi ku tau uang 10ribu pun tak ada di dompetku
sial , amat sial !

ku antar anak kecil itu dan kutinggalkan sepeda bututnya
aku tak diajarkan untuk lari dari kenyataan dan lari dari tanggung jawab
resiko, konsekuensi aku sudah siap dengan itu

persetan dengan semua ini
ini proses hidupku, dan aku tak boleh lari dari ini

anak kecil itu,
aku tak tau jika anak kecilitu adalah orang miskin yang mempunyai ayah seorang petani.
rumahnya pun berhimpitanb dengan kandang sapi

kalau boleh memilih, aku tak akan menabrak anak kecil miskin itu
sekali lagi ini keparat, dan persetan untuk pagi itu dan hari itu

anak kecil dekil,
miskin,
ayah seorang petani,
rumah pengap,
sepeda oranye butut,
terima kasih atas semua itu. Ini proses hidupku.

Rabu, 06 Juli 2011

aku anjing, tak lebih dari biadab

aku dilahirkan, disayang, dan dicintai
seorang wanita melahirkanku di sebuah rumah sakit
ia berharap aku menjadi orang terhormat

aku terlahir seperti anjing, yang selalu menggonggong
kadang aku setia namun kadangpula aku memberontak

tak lebih dari seekor anjing aku berdiri tegap menghancurkan siang
aku bisa menangis, tapi tunggu aku tidak akan menangisi sesuatu yang konyol
aku memang anjing yang ingin seperti serigala

anjing kali ini tidak akan berbicara tentang cinta,
tapi tentang kerasnya hidup dan melunakkan garangnya siang menjadi santapan harian

aku memang anjing yang dilahirkan untuk mencabik cabik garangnya siang dan dinginnya malam
aku tak peduli siapa itu kau ! 
terhormatkah kau? anak siapakah kau? tak kupedulikan itu

aku tak peduli siapa orang tuaku dan seberapa tinggi derajatnya
yang aku tau hanyalah mereka tau dan mereka mengakui akulah anak anjing satu satunya yang mereka lahirkan didunia

anjing brengsek yang hampir seperti sampah, ya ini aku
tapi kau yang mengatakanku sampah sudahkah berkaca tentang kesampahanmu?
haha ku rasa tidak !

manusia bodoh yang penuh dosa berani berkata bahwa anjing sepertiku lebih tidak berguna darinya?
idiologi darimana?
bahkan Aristoteles dan Pascal pun tak pernah berbicara seperti itu

ya, aku memang anjing yang biadab
aku tak berani mengatakan bahwa aku adalah manusia suci
dan aku juga tak pantas disebut manusia penuh dosa
lebih baik aku menjadi anjing biadab yang hampir menjadi sampah tapi tau dosa itu apa
haha ya ! anjing keparat bangsat yang tak lebih dari seorang bajingan mencoba mencari jati dirinya

yang kencing berdiri tak tau tempat dan tak punya malu seperti aku
mati sajalah kalian para manusia yang tingkahnya mirip sepertiku !
ternyata kau tak lebih dari biadab, sama sepertiku . ANJING !