Rabu, 09 April 2014

Firasatmu

Kau yang tau luka dariku buatmu terbelenggu
Entah mengapa selalu firasatmu berkata begitu

Dari firasatmu tak kuharapkan sendu
Kau bariskan pandanganmu dan kepercayaanmu pada firasatmu
Yang selalu menjadi belengguku

Kau percayai firasatmu,
Ku nodai janjiku

Jika saja bisa ku bunuh firasatmu
Kekal bagiku bahagia bersamamu.

Minggu, 10 November 2013

Rindu Sendu

kau yang tau,
seberapa besar rindumu padaku
yang membuat kantung di matamu mencair
hingga kau sendu.

jangan kau cari rindumu
tangkaslah sendumu
karenaku telah pergi,
pergi bersama langit yang membiru berbaur gelap

hingga ketika kau menatapnya
rindu dan sendumu mengudara dan bersatu denganku.



Selasa, 04 Oktober 2011

Merindu

gelap mendekap,
yang ada hanya hitam pekat
di balik kubah tambun ini ku lemah
mengemis segaris cahaya

tergantung tak beralas,
melamun namun terbayang
memeluk angin, pengap nan gelap

semakin pekat,
bayangmu mendekat
aku menolak,
semakin kau dekat

"aku merindu", kataku
dan kau hilang beriringan terang

Minggu, 25 September 2011

Sukmamu

angin yang membawamu
memikul alunan sejuk
terik tak ku harap datang

mewangi kian semerbak,
menampik curiga ku dibuatnya

melamun kemudian mengembun,
mewangi kemudian merasuk

sukmamu,
ragamu dan harapmu
bersatu membentuk melodi

Minggu, 11 September 2011

Seperempat Bulan

melodi demi melodi merusak,
menghempas belum terasa
meletup belum terdengar

kian merasuk, kian menusuk
ku lemas, ku terlena
belum terlalu terasa

masih seperempat bulan,
belum penuh belum maksimal
malam masih panjang,
ku tau itu seperempat jalan

ku simak bulan melingkar penuh,
ku bayangkan bulan nan penuh,
namun tak kunjung penuh jua

esok kita terakhir bersua,
harapku bulan menjadi penuh
bulat, kuning, terang
namun tak kunjung jua datang

ambigu kian membelenggu
mengusang semakin usang

esok ketika ku bangun dari tidur panjangku,
ku mau bulan melingkar penuh
ketika bertemu,
ketika kau pergi,
kumau bulan penuh tak lagi seperempat

selamat tinggal, aku bersamamu
walau hanya nyawaku